sinkronisasi jam server ...

POTENSI HUJAN LEBAT 15 -19 NOVEMBER 2018 DI WILAYAH DI YOGYAKARTA

Posted on 2018-12-14 10:40:18, by Admin

 

::::::::::::: SIARAN PERS :::::::::::::

 

POTENSI HUJAN LEBAT 15 -19 NOVEMBER 2018 DI WILAYAH DI YOGYAKARTA

 

Yogyakarta (15/11/2018). Hasil pantauan dan analisa dinamika atmosfer terkini dimana menguatnya aliran massa udara dari Asia dan Australia akan mempengaruhi pembentukan daerah - dearah tekanan rendah dan pola – pola sirkulasi di sekitar wilayah Indonesia. Selain itu, terpantaunya aliran massa udara basah dari Samudra Pasifik dan Samudra Hindia yang masuk ke wilayah Jawa akan turut mendukung pertumbuhan awan hujan.  Kondisi ini dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menyebabkan hujan intensitas sedang - lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di beberapa wilayah DIY, antara lain :

 

Kulonprogo (Kalibawang, Samigaluh, Girimulyo, Nanggulan)

Sleman (Turi, Cangkringan, Pakem, Tempel, Sleman, Ngaglik,  Ngemplak, Seyegan, Minggir, Depok, Kalasan).

Gunungkidul (Nglipar, Ngawen, Gedangsari, Patuk, Semin).

Bantul (Piyungan, Banguntapan, Kasihan).

Kota Yogyakarta

 

Dengan adanya situasi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG DIY mengeluarkan beberapa imbauan pada masyarakat, yaitu :

 

• Waspada potensi genangan, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor;

• Waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang/roboh;

• Agar tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir

 

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG DIY membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui:

- Call center 0274-2880151/52;

- Follow @StaklimJogja

 

Yogyakarta, 15 November 2018

 

Kepala Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta

AGUS SUDARYATNO, S.Kom., M.M.

http://www.bmkg.go.id